Masalah Pertanian Dan Solusinya

0 181
67 / 100 Skor SEO

dan solusinya – Indonesia merupakan Negara yang memiliki sumberdaya alam yang sangat banyak sekali, terutama pada bidang pertanian sendiri. Fakta yang ditemukan oleh salah satu media yaitu jurnal agribisnis adalah bahwa sebagian besar mata pencarian penduduk Indonesia berasal dari sektor dan menjadikan sektor sebagai salah satu pilar besar perekonomian Indonesia, itulah mengapa negara kita disebut sebagai negara agraris dan juga merupakan sektor yang memiliki peranan signifikan bagi perekonomian Indonesia. Sektor menyerap 35.9% dari total angkatan kerja di Indonesia dan menyumbang 14.7% bagi GNP Indonesia,bahkan fakta lain menyebutkan, dimuat dalam Jawapos bahwa Indonesia masuk dalam peringkat 25 besar di dunia, hal itu terlihat dalam peringkat ranking yang dikeluarkan lembaga riset dan analisis ekonomi internasional yang berpusat di Inggris, The Economist Intelligent Unit (EIU) dan Barilla Center for Food and Nutrition (BCFN) Foundation. Fakta-fakta tersebut menguatkan sebagai megasektor yang sangat vital bagi bangsa Indonesia.

Artikel Terkait:  4 Kendala yang Dihadapi Dalam Berwirausaha yang Sering Dialami Saat Akan Memulai Bisnis
masalah pertanian dan solusi

Dibalik fakta fakta itu semua ternyata Indonesia masih memiliki masalah-masalah besar yang menghambat kemajuan Indonesia. Pasalnya, kita memiliki lahan yang sangat luas untuk tetapi mengapa kita masih impor beras dari Negara lain? Ini lah salah satu hal yang patut kita pertanyakan. Contoh lain masalah di sektor adalah bidang teknologi, insfrastruktur, kualitas dan kuantitas petani, dan pendanaan pada pertanian Indonesia, 3 hal ini lah yang memberi dampak besar terhambatnya kemajuan pertanian di Indonesia. Disinilah peran pemerintah Indonesia agar lebih memerhatikan sektor pertanian Indonesia, karena ini merupakan sektor yang sangat berpengaruh dalam perekonomian Indonesia. Disini saya akan membahas tentang permasalahan di bidang teknologi pertanian.

Baca juga post: Bisnis budidaya rempah-rempah

Di era pertanian modern seperti saat ini, ciri utamanya adalah produktivitas, efisiensi, mutu dan kontinuitas pasokan yang terus menerus harus selalu meningkat dan terpelihara. Produk-produk pertanian kita baik komoditi tanaman pangan (hortikultura), perikanan, perkebunan dan peternakan harus menghadapi pasar dunia yang telah dikemas dengan kualitas tinggi dan memiliki standar tertentu. Tentu saja produk dengan mutu tinggi tersebut dihasilkan melalui suatu proses yang menggunakan muatan teknologi standar. Namun tidak semua teknologi dapat diadopsi dan diterapkan begitu saja karena pertanian di negara sumber teknologi mempunyai karakteristik yang berbeda dengan negara kita, nah disinilah letak masalah sektor pertanian itu berada, bahwasannya kita belum mampu untuk melakukan akulturasi antara teknologi dan karakteristik yang ada di Negara kita, sehingga kita sedikit terbelakang dibandingkan oleh Negara lain.

Artikel Terkait:  4 Contoh Surat Lamaran Kerja Yang Baik dan Benar

Baca juga: Tips Cara Menanam Sayur Kacang Panjang yang Benar

Solusi dari Permasalahan Pertanian

Dalam hal ini peran kelembagaan sangatlah penting, baik dalam melakukan pembaruan teknologi alat pertanian modern ataupun memberi pengetahuan pertanian modern kepada para petani Indonesia sehingga Indonesia mampu bersaing dalam bursa pertanian dunia. Lembaga-lembaga harusnya bisa menggabungkan teknologi terbaru dengan karakteristik pertanian Indonesia dengan cara mempelajari, memodifikasi, mengembangkan, dan selanjutnya baru diterapkan ke dalam sistem pertanian Indonesia, dan satu hal lagi kelembagaan harus bisa senantiasa memberikan pengarahan kepada para petani supaya bisa lebih produktif dan bisa menghasilkan produk bermutu tinggi dan bisa bersaing dalam pertanian dunia.

Artikel lain : 3 Alat Pertanian Pemanen Padi Tradisional dan Modern

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More